Entri Populer

Translate

Translate

Translate

Translate

Translate

Sabtu, 11 April 2015

I Can't Believe It - Part 3

I Can't Believe It - Part 3 Author : Rere Cast : - Cho Kyuhyun - Seo Joohyun Other Cast : - Cho Jaehyun - Cho Jihyun Genre : romance, comedy, abstract HAPPY READING!! AND SORRY FOR TYPO!! *** Pagi telah tiba, Seohyun keluar dari kamar mandi dengan balutan dress diatas lutut berwarna putih. Sang eomma yang sudah rapi menghampirinya, "Aigo, yeoppo!" puji nyonya Seo. Seohyun tersenyum tipis, "Em sepertinya ada yang kurang" gumam nyonya Seo. Seohyun mengernyit, ia melihat penampilannya sendiri. Nyonya Seo membuka lemari Seohyun, ia melihat jajaran sepatu milik Seohyun. Lalu mengambil highhells putih tinggi dengan tali dibagian pergelangan. "Pakailah!" Seohyun memakai highhells itu, nyonya Seo mendudukkannya di kursi meja rias. Tangan nyonya Seo dengan cekatan memoles wajah cantik Seohyun. Beberapa menit berlangsung, hasilnya Seohyun tampak cantik dengan make up tipis dan lipsglos yang berwarna sama dengan bibirnya. "Seohyunnie, kajja!" nyonya Seo dan Seohyun keluar kamar menuruni tangga menuju tuan Seo yang sedang memakai dasi. "Kemarilah aku bantu yeobo" ucap nyonya Seo mendekati suaminya, tuan Seo menyerahkan dasinya. Nyonya Seo segera memasang dasi itu, 'Apa aku harus melakukan itu semua jika aku menikah nanti?' batin Seohyun yang hanya melihat kedua orangtuanya. "Kka!" tuan Seo keluar dari rumah mewahnya diikuti nyonya Seo dan Seohyun dibelakangnya. Mereka memasuki mobil lalu menuju rumah calon mertua Seohyun. *** "Ajusshi bangun!" "Ajusshi ileona!" Jaehyun dan Jihyun yang ada di kamar Kyuhyun sedang berusaha membangunkan namja yang masih berbalut selimut tebal itu. "Eungghh, ada apa?" Kyuhyun akhirnya terbangun, ia bertanya dengan suara serak pada kedua keponakannya yang sudah rapi itu. "Ajusshi halus bangun! Lalu mandi setelah itu ajusshi halus memakai baju itu" ucap Jihyun dengan lucunya, Jaehyun menangguk setuju. Kyuhyun menoleh pada pintu lemari, sudah tergantung rapi kaos navy putih, jas hitam, beserta celana berwarna hitam pula. "Hari ini ajusshi tidak bekerja sayang" ucap Kyuhyun, yang kemudian menarik selimut nya, bersiap kembali tidur, "Ajusshi bangun! Jangan tidul lagi!" ucap Jaehyun sembari menggoyang-goyangkan tubuh Kyuhyun. "Jaehyun? Jihyun?" nyonya Cho yang baru saja masuk menghampiri kedua cucunya. "Halmeoni!" Jaehyun dan Jihyun turun dari ranjang, menghampiri nyonya Cho. "Halmeoni, Kyuhyun ajusshi tidak mau bangun" adu Jihyun, nyonya Cho mengernyit. Ia menuju ranjang Kyuhyun lalu berusaha membangunkan namja itu. "Kyu, bangunlah! Cepat mandi!" ujar nyonya Cho, "Eomma, aku masih mengantuk. Lagipula hari ini aku tidak ke kantor" rajuk Kyuhyun, "Cepat bangun! Akan ada tamu yang datang" Kyuhyun menegakkan tubuhnya. "Tamu? Siapa eomma?" "Calon menantu ku". Butuh waktu beberapa detik untuk Kyuhyun memahami ucapan sang eomma, "MWOYA?!!" kagetnya "Eomma, kenapa eomma dan appa tega padaku? Bahkan aku belum menyetujuinya" sambung Kyuhyun dengan nada tidak terima. "Aishh cepat mandi saja! Kau mau appamu benar-benar mencoret namamu di daftar warisan?" tanya nyonya Cho. Kyuhyun mendengus kesal, ia mengambil handuk lalu memasuki kamar mandi. "Ayo kita keluar!" ajak nyonya Cho kepada Jaehyun dan Jihyun yang daritadi hanya melihat percakapan sang halmeoni dan ajusshi, tanpa tahu apa yang mereka bicarakan. Mereka bertiga keluar dari kamar Kyuhyun, menuju lantai bawah. *** Mobil keluarga Seo berhenti disebuah rumah mewah. Seohyun dan kedua orangtuanya keluar dari mobil. Seohyun mengernyit bingung, ia merasa familiar dengan rumah dihadapannya. 'Omo! Bukankah ini rumah Jaehyun dan Jihyun? Tapi, tak hanya ada satu rumah seperti ini di Seoul' batin Seohyun, ia merutuki dirinya yang tadi hanya melamun didalam mobil. Tidak memperhatikan jalan menuju rumah ini. Pintu gerbang terbuka, keluarga Seo memasuki pelataran rumah yang luas itu. Tuan Seo menekan bel, tak lama seorang pria paruh baya membuka pintu. "Apa kabar tuan Cho?" ujar tuan Seo memeluk pria itu. *** TO BE CONTINUED...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar