Entri Populer

Translate

Translate

Translate

Translate

Translate

Kamis, 28 Mei 2015

I Can't Believe It - Part 5

I Can't Believe It - Part 5

Author : Rere
Cast :
- Cho Kyuhyun
- Seo Joohyun
Other Cast :
- Cho Jaehyun
- Cho Jihyun
Genre : romance, comedy, abstract

HAPPY READING!! AND SORRY FOR TYPO

***

"Qian?" "Ne? Kau memanggil siapa Kyuhyun-ssi?" Seohyun mengedarkan pandangannya, ia bisa mendengar jika tadi Kyuhyun menggumamkan nama seseorang. "Ah, t-tidak apa-apa" ucap Kyuhyun, Seohyun mengernyit. "Kajja!" Kyuhyun segera menarik tangan Seohyun menuju toko yang ada didepannya. Mereka tiba didepan toko. Seohyun dan Kyuhyun hanya melihat, belum juga memilih. "Pilih saja sesuka mu!" ujar Kyuhyun, Seohyun mengangguk kecil. Ia menunjuk cincin yang menarik perhatiannya sedari tadi, "Kami pilih yang ini saja" ucapnya pada customer yang ada didepannya. "Mohon menunggu" Seohyun mengedarkan pandangannya, selepas perginya customer itu. Tiba-tiba "Kyuhyun!" seorang wanita menghampiri mereka lalu memeluk Kyuhyun erat. Seohyun membulatkan matanya, kaget? Pasti. Calon tunangannya berpelukan erat dengan wanita lain didepan matanya sendiri, Kyuhyun pun sama kagetnya. "Qian noona!" kaget Kyuhyun, Qian melepaskan pelukannya. Ia tersenyum lebar pada Kyuhyun, "Tuan? Nyonya? Ini cincin nya" customer tadi muncul dengan kotak cincin ditangannya. Kyuhyun mengambil kotak itu, lalu menyerahkan kartu kredit miliknya. Setelah melakukan pembayaran, Kyuhyun segera menarik Seohyun keluar toko tanpa memperdulikan teriakan Qian yang memanggilnya.

Mereka tiba di tempat parkir, Seohyun mengikuti Kyuhyun yang memasuki mobil. Ia diam, lebih baik Kyuhyun yang menjelaskan padanya tanpa ia tanya. "Dia mantan yeojachingu ku" ucap Kyuhyun, Seohyun kembali diam. Membiarkan Kyuhyun menjelaskan semua, "Dia memutuskan untuk meninggalkan ku, dan tadi tiba-tiba ia datang" jelas Kyuhyun, Seohyun mengangguk-angguk. Kyuhyun kembali berkonsentrasi pada mobilnya, "Bagaimana denganmu?" "Ne?" "Namjachingu?" Seohyun mulai mengerti arah pembicaraan Kyuhyun. "Aku tak punya namjachingu, jangankan namjachingu. Teman pria pun bisa dihitung dengan jari" ucap Seohyun menunjukkan jemarinya. Kyuhyun menarik ujung bibirnya, tersenyum tipis. "Itupun beberapa adalah sepupuku" ucap Seohyun, "Jadi kau sama sekali belum pernah berpacaran?" Seohyun mengangguk lemah. "Itu berarti kau belum pernah berciuman?" goda Kyuhyun sembari mendekatkan wajahnya begitu mereka berhenti di lampu merah. Seohyun menelan ludah, "Kyuhyun-ssi kau mau apa?" ucapnya pelan. "Oppa, panggil aku oppa!" jawab Kyuhyun. Seohyun memasang wajah ragu, "Panggil aku oppa atau kau ku cium" ancam Kyuhyun yang semakin mendekatkan wajahnya. "Mwo?" Seohyun membulatkan matanya, "Kau terlalu lama" 'CHU~' Kyuhyun menempelkan bibirnya di bibir Seohyun. Hanya sekedar menempel, selang beberapa detik. Ia melepaskan ciumannya, lalu menjalankan mobilnya begitu lampu berubah menjadi hijau. Seohyun mematung, ia meraba bibirnya. "Yakk Kyuhyun-ssi! Kau?" Seohyun mendesah sebal, sementara Kyuhyun hanya tersenyum jahil. Mereka sampai dirumah Seohyun, Seohyun membuka pintu mobil hendak keluar. Tapi Kyuhyun menahan tangannya, "Kau marah?" tanya Kyuhyun. Seohyun hanya diam, 'CHU~' Kyuhyun mencium Seohyun singkat. "Yakk! Aishh" wajah Seohyun memerah, ia segera melepaskan pegangan Kyuhyun dan keluar dari mobil meninggalkan Kyuhyun yang tertawa di mobilnya.

"Aishh menyebalkan!" umpat Seohyun sembari menghentak-hentakkan kakinya, begitu ia memasuki rumahnya. "Waeyo hyunnie?" "Ahh aniyo eomma" Seohyun mengumbar senyum pada nyonya Seo. "Kau sudah membeli cincin dengan Kyuhyun kan?" mendengar nama Kyuhyun, Seohyun kembali mengingat kejadian tadi. "Ah ehh iya" "Ya sudah, istirahatlah!" Seohyun mengangguk lalu melangkah menuju kamarnya.

***

Kyuhyun sampai di rumahnya, ia memasuki rumah dengan senyum lebar, "Ajusshi sudah gila" ucap Jaehyun yang baru saja turun dari tangga bersama Jihyun. "Mwo? Gila?" "He'em, ajusshi senyum-senyum sendili itu belalti ajusshi sudah gila" ujar Jaehyun. "Yakk enak saja, dasar anak nakal" Jaehyun menjulur kan lidahnya lalu berlari menghindari Kyuhyun yang mulai mengeluarkan tanduknya. Kyuhyun mengejar Jaehyun yang berlari mengitari dapur. "Yakk jangan lari kau!" "Oppa! Ajusshi! Jangan belputal-putal! Kalian membuat Jihyun pusing" tegur Jihyun yang masih ada di tangga sembari memegang boneka pororo miliknya. "Kena kau!" Kyuhyun menangkap Jaehyun lalu mulai menggelitiki perut Jaehyun. "Hha hha ajusshi hentikan! Hha hha" Jaehyun tertawa mencoba melepaskan tangan Kyuhyun yang menggelitik perutnya. Jihyun menghampiri mereka, "Ajusshi, aku lapal" ucap Jihyun. Kyuhyun menyudahi menggelitik Jaehyun, ia mengalihkan pandangannya ke Jihyun. "Memangnya eomma kemana?". Jihyun menggeleng, Kyuhyun beranjak menuju dapur. Ia membuka kulkas, lalu mengeluarkan makanan yang sudah disiapkan oleh eommanya. Kyuhyun memasukkan makanan itu ke microwave, hanya beberapa menit makanan itu sudah hangat kembali. Jaehyun dan Jihyun menyusul Kyuhyun didapur, mereka mulai memakan makanan yang dihidangkan Kyuhyun dimeja makan.

***

TO BE CONTINUED...

Sabtu, 09 Mei 2015

I Can't Believe It - Part 4

I Can't Believe It - Part 4 Author : Rere Cast : - Cho Kyuhyun - Seo Joohyun Other Cast : - Cho Jaehyun - Cho Jihyun Genre : romance, comedy, abstract HAPPY READING!! AND SORRY FOR TYPO *** Tuan Cho memgumbar senyum, ia mempersilakan keluarga Seo untuk memasuki rumahnya. "Ahh kalian sudah datang?" seru nyonya Cho dari ujung tangga, nyonya Seo mengangguk dan mulai berpelukan hangat dengan wanita yang berumur sama dengannya itu. "Aigo, apa dia putri mu?" tanya nyonya Cho yang diangguki oleh nyonya Seo, Seohyun mengulas senyum dan mulai memperkenalkan diri. "Annyeonghaseyo, Seo Joohyun imnida. Ajumma dan ajusshi bisa memanggil saya Seohyun" ucap Seohyun manis. Tuan dan nyonya Cho tersenyum hangat, "Ahh silakan duduk!" tuan dan nyonya Seo segera duduk, Seohyun juga duduk disamping orangtuanya. "Bisa kau panggil Kyuhyun yeobo?" nyonya Cho mengangguk menanggapi perintah tuan Cho. Nyonya Cho segera menuju kamar Kyuhyun, ia mengetuk pintu lalu masuk seusai ada jawaban dari dalam. Nyonya Cho mendapati Kyuhyun yang sedang merapikan rambutnya, "Kyu? Kka kita turun!" Kyuhyun menghembuskan nafasnya, menguatkan hatinya lalu mengikuti eommanya menuju ruang tamu. Diruang tamu nampak tuan Cho tengah berbincang dengan tuan Seo dan nyonya Seo. "Baiklah, kalian tentu sudah tahu apa yang akan kita bicarakan" ucap tuan Cho setelah Kyuhyun dan nyonya Cho duduk. "Ahh Kyu, perkenalkan dirimu!" "Cho Kyuhyun imnida" Kyuhyun membungkuk dan mengucapkan namanya dengan malas setelah diperintah oleh sang eomma. Seohyun dapat mengetahui jika namja dihadapannya itu juga tak suka dengan acara perjodohan ini. "Lalu, apa langsung akan diadakan pernikahan?" seru tuan Seo antusias, "Jangan terburu-buru! Kasihan mereka, kita adakan pertunangan dahulu. Setelah itu pernikahan" saran nyonya Cho. Semuanya mengangguk kecuali Seohyun dan Kyuhyun. Perbincangan itu terus berlanjut sampai di meja makan. "Ajumma Jang, bisa kau panggil kedua cucuku?" pinta nyonya Cho pada salah satu pelayannya. "Baik nyonya besar". Tak lama kedua bocah (Jaehyun dan Jihyun) turun dan menuju meja makan. Keduanya duduk di kursi yang tinggi itu dengan susah payah. "Ajumma!" pekik Jihyun melihat Seohyun, Seohyun yang sedang makan mengalihkan pandangannya. "Oh Jihyun" ucapnya, "Kau mengenal kedua cucuku, Seohyun?" tanya tuan Cho. "Ne ajusshi, aku tak sengaja bertemu mereka di supermarket" jelas Seohyun. "Ah yeobo, kita jalankan rencana awal kita saja" usul nyonya Cho. "Maksudmu?" tanya nyonya Seo yang bingung. "Begini, kami pernah berunding. Untuk menitipkan Jaehyun dan Jihyun kepada Seohyun dan Kyuhyun setelah mereka bertunangan" ucap nyonya Cho, "Mwo? Eomma bagaimana bisa kau menitipkan dua anak setan ini kepadaku?" seru Kyuhyun yang sedari tadi hanya diam. 'Plakk' nyonya Seo memukul kepala belakang Kyuhyun, "Aww appo!" seru Kyuhyun kesakitan. "Berhenti memanggil kedua keponakan mu itu dengan sebutan bocah setan!" ucap nyonya Cho jengah, "Aku setuju saja, lagipula biarkan mereka latihan mengurus anak" seru tuan Seo jahil. "Appa" rajuk Seohyun. Beberapa menit kemudian, acara makan itu selesai. Dan keluarga Seo pun pamit, "Jangan sungkan untuk berkunjung" ucap nyonya Cho pada mereka. Mereka hanya tersenyum dan mengangguk, keluarga Seo pun pulang kerumah mereka. *** Hari ini, Kyuhyun mengunjungi rumah Seohyun. Tentu bukan kemauannya, ia diperintah oleh sang eomma untuk menjemput Seohyun dan mereka harus membeli cincin pertunangan. "Annyeonghaseyo ajumma" serunya melihat nyonya Seo yang membukakan pintu. "Ahh Kyu, masuklah! Seohyun sedang bersiap" Kyuhyun mengangguk dan mulai duduk di sofa berwarna hijau toska itu. Mereka berbincang sebentar sampai sosok Seohyun muncul dari tangga dengan dress putihnya. "Maaf menunggu lama" ucapnya, Kyuhyun berdiri dan berpamitan pada nyonya Seo. "Kalau begitu ajumma, kami pergi dulu" nyonya Seo mengangguk dan mengantar mereka sampai di teras. Mobil itu perlahan melaju, menembus jalanan kota Seoul. "Em Kyuhyun-ssi, apa Jaehyun dan Jihyun itu keponakan mu?" tanya Seohyun di perjalanan, ia memulai pembicaraan karena ia tak suka keheningan. Kyuhyun mengangguk, "Mereka anak dari hyungku, tapi hyung dan noona meninggal karena kecelakaan pesawat" sambungnya, Seohyun menjadi tak enak hati. "Apa kau keberatan jika mereka tinggal bersama kita nantinya?" "Sedikit" jawaban Kyuhyun yang singkat membuat Seohyun memilih diam. Akhirnya mereka tiba didepan toko, keduanya turun dan memasuki toko itu. "Qian?" *** TO BE CONTINUED...

Sabtu, 11 April 2015

I Can't Believe It - Part 3

I Can't Believe It - Part 3 Author : Rere Cast : - Cho Kyuhyun - Seo Joohyun Other Cast : - Cho Jaehyun - Cho Jihyun Genre : romance, comedy, abstract HAPPY READING!! AND SORRY FOR TYPO!! *** Pagi telah tiba, Seohyun keluar dari kamar mandi dengan balutan dress diatas lutut berwarna putih. Sang eomma yang sudah rapi menghampirinya, "Aigo, yeoppo!" puji nyonya Seo. Seohyun tersenyum tipis, "Em sepertinya ada yang kurang" gumam nyonya Seo. Seohyun mengernyit, ia melihat penampilannya sendiri. Nyonya Seo membuka lemari Seohyun, ia melihat jajaran sepatu milik Seohyun. Lalu mengambil highhells putih tinggi dengan tali dibagian pergelangan. "Pakailah!" Seohyun memakai highhells itu, nyonya Seo mendudukkannya di kursi meja rias. Tangan nyonya Seo dengan cekatan memoles wajah cantik Seohyun. Beberapa menit berlangsung, hasilnya Seohyun tampak cantik dengan make up tipis dan lipsglos yang berwarna sama dengan bibirnya. "Seohyunnie, kajja!" nyonya Seo dan Seohyun keluar kamar menuruni tangga menuju tuan Seo yang sedang memakai dasi. "Kemarilah aku bantu yeobo" ucap nyonya Seo mendekati suaminya, tuan Seo menyerahkan dasinya. Nyonya Seo segera memasang dasi itu, 'Apa aku harus melakukan itu semua jika aku menikah nanti?' batin Seohyun yang hanya melihat kedua orangtuanya. "Kka!" tuan Seo keluar dari rumah mewahnya diikuti nyonya Seo dan Seohyun dibelakangnya. Mereka memasuki mobil lalu menuju rumah calon mertua Seohyun. *** "Ajusshi bangun!" "Ajusshi ileona!" Jaehyun dan Jihyun yang ada di kamar Kyuhyun sedang berusaha membangunkan namja yang masih berbalut selimut tebal itu. "Eungghh, ada apa?" Kyuhyun akhirnya terbangun, ia bertanya dengan suara serak pada kedua keponakannya yang sudah rapi itu. "Ajusshi halus bangun! Lalu mandi setelah itu ajusshi halus memakai baju itu" ucap Jihyun dengan lucunya, Jaehyun menangguk setuju. Kyuhyun menoleh pada pintu lemari, sudah tergantung rapi kaos navy putih, jas hitam, beserta celana berwarna hitam pula. "Hari ini ajusshi tidak bekerja sayang" ucap Kyuhyun, yang kemudian menarik selimut nya, bersiap kembali tidur, "Ajusshi bangun! Jangan tidul lagi!" ucap Jaehyun sembari menggoyang-goyangkan tubuh Kyuhyun. "Jaehyun? Jihyun?" nyonya Cho yang baru saja masuk menghampiri kedua cucunya. "Halmeoni!" Jaehyun dan Jihyun turun dari ranjang, menghampiri nyonya Cho. "Halmeoni, Kyuhyun ajusshi tidak mau bangun" adu Jihyun, nyonya Cho mengernyit. Ia menuju ranjang Kyuhyun lalu berusaha membangunkan namja itu. "Kyu, bangunlah! Cepat mandi!" ujar nyonya Cho, "Eomma, aku masih mengantuk. Lagipula hari ini aku tidak ke kantor" rajuk Kyuhyun, "Cepat bangun! Akan ada tamu yang datang" Kyuhyun menegakkan tubuhnya. "Tamu? Siapa eomma?" "Calon menantu ku". Butuh waktu beberapa detik untuk Kyuhyun memahami ucapan sang eomma, "MWOYA?!!" kagetnya "Eomma, kenapa eomma dan appa tega padaku? Bahkan aku belum menyetujuinya" sambung Kyuhyun dengan nada tidak terima. "Aishh cepat mandi saja! Kau mau appamu benar-benar mencoret namamu di daftar warisan?" tanya nyonya Cho. Kyuhyun mendengus kesal, ia mengambil handuk lalu memasuki kamar mandi. "Ayo kita keluar!" ajak nyonya Cho kepada Jaehyun dan Jihyun yang daritadi hanya melihat percakapan sang halmeoni dan ajusshi, tanpa tahu apa yang mereka bicarakan. Mereka bertiga keluar dari kamar Kyuhyun, menuju lantai bawah. *** Mobil keluarga Seo berhenti disebuah rumah mewah. Seohyun dan kedua orangtuanya keluar dari mobil. Seohyun mengernyit bingung, ia merasa familiar dengan rumah dihadapannya. 'Omo! Bukankah ini rumah Jaehyun dan Jihyun? Tapi, tak hanya ada satu rumah seperti ini di Seoul' batin Seohyun, ia merutuki dirinya yang tadi hanya melamun didalam mobil. Tidak memperhatikan jalan menuju rumah ini. Pintu gerbang terbuka, keluarga Seo memasuki pelataran rumah yang luas itu. Tuan Seo menekan bel, tak lama seorang pria paruh baya membuka pintu. "Apa kabar tuan Cho?" ujar tuan Seo memeluk pria itu. *** TO BE CONTINUED...

Senin, 30 Maret 2015

I Can't Believe It - Part 2

I Can't Believe It - Part 2 Author : Rere Cast : - Cho Kyuhyun - Seo Joohyun Other Cast : - Cho Jaehyun - Cho Jihyun Genre : romance, comedy, abstract HAPPY READING!! AND SORRY FOR TYPO *** Mobil Seohyun perlahan berhenti didepan rumah mewah yang hampir sama dengan rumahnya. Jaehyun dan Jihyun segera keluar dari mobil tak lupa kedua anak itu mengucapkan terimakasih, "Gomawo ajumma sudah mengantal dan membelikan kami es klim" ucap Jaehyun, "Ne, cheonma. Ajumma pergi dulu ne? Ingat jangan keluar rumah berdua saja" pesan Seohyun, Jaehyun dan Jihyun mengangguk pasti. Mobil Seohyun mulai pergi diiringi lambaian tangan dari Jaehyun dan Jihyun. Jaehyun dan Jihyun membuka pintu gerbang lalu berlari melewati Lee ajusshi yang ada di pelataran rumah. "Mwo? Tuan muda! Nona muda!" seru Lee ajusshi pada Jaehyun dan Jihyun yang sudah memasuki rumah. "HALMEONI! HALABEOJI!" teriak mereka pada tuan dan nyonya Cho yang sedang duduk diruang tamu. "Omo! Jaehyun! Jihyun! Darimana saja kalian?" seru nyonya Cho sembari memeluk kedua cucunya itu. Tuan Cho berlutut mensejajarkan tingginya dengan Jaehyun dan Jihyun, "Kalian darimana?" tanya Tuan Cho lembut, "Kami ke supelmalket halabeoji, kami juga beli es klim" ucap Jihyun. Alis tuan dan nyonya Cho bertaut. *** Kyuhyun melajukan mobilnya sembari melihat-lihat pinggir jalan, ia menghembuskan nafas lelah. "Aishh sebenarnya dimana kalian?" gumamnya, ia sudah berulangkali mengelilingi jalan sekitar rumah dan tempat-tempat yang biasa dikunjungi kedua keponakannya. Dengan berat hati, ia mengendarai mobilnya menuju rumahnya. Mobil itu melaju dijalanan, sampai akhirnya berhenti didepan rumahnya. Kyuhyun keluar dari mobilnya, ia memasuki rumahnya dengan wajah lesu. "Eomma, mianhada aku gagal menemukan Jaehyun dan-" ucapan Kyuhyun terhenti ketika melihat kedua keponakannya sedang bersama orangtuanya. "Ahh Kyuhyun, rupanya kau sudah pulang" ucap nyonya Cho, "Eomma, kenapa kau tidak memberitahu ku jika Jaehyun dan Jihyun sudah ditemukan?" ucap Kyuhyun sebal, "Ah mianhae Kyu, Jaehyun dan Jihyun juga baru ditemukan. Jadi eomma tak sempat memberitahu mu" jelas nyonya Cho, Kyuhyun mengerucut kan bibirnya. "Aishh bahkan aku rela meninggalkan pekerjaan ku demi kedua bocah setan ini" ucap Kyuhyun, "Kyu, jangan seperti itu. Mereka itu keponakan mu" tukas tuan Cho, "Jaehyun, Jihyun kalian ke supermarket dan membeli es krim. Siapa yang membayar?" tanya nyonya Cho, ia tadi belum sempat bertanya karena Kyuhyun yang tiba-tiba datang. "Kami beltemu ajumma" ucap Jihyun tak jelas, Kyuhyun mengernyit. "Maksudmu ada ajumma yang membayar dan membelikan kalian es krim?" terka Kyuhyun. Jaehyun mengangguk, tuan dan nyonya Cho masih bingung. "Halmeoni aku mengantuk" ucap Jihyun disertai mulutnya yang menguap lebar. Nyonya Cho segera menggendong Jaehyun dan Jihyun kekamar mereka, "Hahh aku juga ingin beristirahat" ucap Kyuhyun, "Kau tak kembali ke kantor Kyu?" tanya tuan Cho. "Ani, sudah ada sekretaris Kim yang mengatur" tuan Cho mengangguk mengerti. *** Seohyun tiba di rumahnya, ia segera menyimpan belanjaan miliknya di dapur. Lalu berjalan menuju kamarnya dilantai dua. "Hyun?" belum sempat ia menaiki tangga, suara sang eomma menghentikan langkahnya. Seohyun melihat kedua orangtuanya diruang tamu, ia segera duduk di depan appa eommanya. "Ne ada apa eomma?" tanyanya, "Begini Seohyun-" tuan Seo sedikit berdehem sebelum melanjutkan ucapannya. "Kau sudah kami jodohkan dengan anak rekan kerja appa" sambungnya. "Mwo?" Seohyun kaget, "Kau tidak mau?" tanya tuan Seo, Seohyun menunduk. Ia termasuk anak penurut yang tidak pernah membantah ucapan orangtuanya, tetapi ini masalah pasangan hidup. Apa orangtuanya harus ikut andil dalam hal ini? "Appa aku-" Seohyun menggantungkan ucapannya, ia menghela nafas sejenak. Lalu meneruskan ucapannya. "Aku mau, aku yakin pilihan appa dan eomma adalah yang terbaik" lanjutnya lirih. Tuan dan nyonya Seo tersenyum senang, "Appa eomma, aku kekamar dahulu" Seohyun pergi setelah orangtuanya mengangguk. Didalam kamarnya, Seohyun merenung. Ya Tuhan, semoga keputusannya tidak salah. Doanya sembari menatap langit. *** Matahari telah tergelincir, malam sudah tiba. Keluarga Cho sedang makan malam diruang makan. "Kyu?" tuan Cho memulai pembicaraan setelah ia selesai makan. Kyuhyun mendongak menatap appanya yang memanggilnya. "Waeyo?" "Appa sudah menjodohkan mu dengan anak teman appa" ucap tuan Cho, "MWOYA??" Kyuhyun tersentak, "Ne, dan kau tak bisa menolak Kyu" jawab tuan Cho, "Tapi appa, kau bahkan tidak bertanya dulu kepadaku" Kyuhyun menunjukkan raut wajah tidak terima. "Jika appa bertanya dahulu padamu, kau pasti tidak setuju". Kyuhyun mendengus kesal, ia segera pergi ke kamarnya tanpa memperdulikan orangtuanya ataupun keponakannya. "Halmeoni, Kyuhyun ajusshi kenapa?" tanya Jihyun dan Jaehyun, mereka tadi tak memperhatikan pembicaraan sang harabeoji dengan ajusshi mereka. "Gwaenchana, lanjutkan saja makan kalian" ucap nyonya Cho dengan senyum di wajahnya. *** TO BE CONTINUED...

Minggu, 29 Maret 2015

I Can't Believe It - Part 1

I Can't Believe It ~ Part 1 Author : Rere Cast : - Cho Kyuhyun - Seo Joohyun Other Cast : - Cho Jaehyun - Cho Jihyun and other Genre : comedy, romance, abstract HAPPY READING AND SORRY FOR TYPO! *** "Jaehyun oppa aku bosan" ucap seorang yeoja kecil kepada oppanya yang sedang bermain PSP. "Huhh aku juga bosan Jihyun" sahut namja kecil disamping yeoja tadi. Jaehyun melempar PSPnya keatas meja dihadapannya. Mereka memang kembar, hanya saja Jaehyun lahir 10menit terlebih dahulu sebelum Jihyun, siang itu kedua bocah berusia 4th itu tengah duduk disofa ruang tamu. "Ahh bagaimana jika kita pelgi ke supelmalket? Kita beli es klim" sambung Jaehyun, "Apa boleh? Halmeoni dan Halabeoji tidak ada di lumah, ajusshi juga belum pulang. Kita pelgi belsama siapa?" tanya Jihyun. Jaehyun berpikir, "Kita pelgi beldua" jawab Jaehyun. "Supelmalket itu jauh oppa" "Kita naik taxi" "Lalu siapa yang akan bayal, apa oppa punya uang?" Jaehyun menggeleng, Jihyun menunduk lesu. "Ayo oppa punya ide" ucap Jaehyun tiba-tiba, Jihyun memandang Jaehyun tak yakin. Tapi ia tetap mengikuti oppanya yang berlari ke gerbang. "Sstt! Lihatlah Lee ajusshi sedang tidul, ayo kita kelual" kedua bocah itu berlari kecil lalu membuka pintu gerbang. Keduanya melambai ketika ada taxi yang lewat. Taxi itu perlahan berhenti, Jaehyun dan Jihyun memasuki taxi itu kemudian duduk, "Ajusshi ke supelmalket" ucap Jaehyun, "Kalian hanya berdua?" tanya supir taxi itu. Jaehyun mengangguk. "Maaf, tapi ajusshi tidak bisa mengantar kalian jika tak ada yang mendampingi kalian", "Jaehyun dan Jihyun menyusul eomma di supelmalket, nanti eomma yang akan membayal ajusshi" ucap Jaehyun, Jihyun menatap Jaehyun. Namja itu meletakkan telunjuknya di bibirnya. Jihyun mengangguk mengerti. Ajusshi paruh baya itu mengangguk lalu mulai menjalankan taxi nya. *** Yeoja itu meneliti belanjaan yang ada ditangannya, sembari keluar dari supermarket. "Wortel, semangka, labu, kol, daging-" ucapnya mengabsen semua belanjaan miliknya. Tiba-tiba 'Brukk' "Eomma!" dua orang anak memeluk tubuhnya, diikuti seorang ajusshi paruh baya dibelakangnya. "Eomma?" gumam yeoja itu, jangankan mempunyai anak. Menikah saja ia belum pernah. "Nyonya, anak anda menaiki taxi saya. Mereka mengatakan anda yang akan membayar" ucap ajusshi itu. Yeoja itu mengernyit, ia menatap kedua anak yang masih memeluk pinggangnya. Kedua anak itu menatapnya takut. "Ahh ne terimakasih ajusshi, ini" yeoja itu memberikan lembaran won pada ajusshi tadi. Ajusshi itu tersenyum lalu pergi dengan taxi nya. "Mengapa ajumma membantu kami?" tanya kedua anak itu, yang ternyata Jaehyun dan Jihyun. Yeoja itu tersenyum, "Tidak apa-apa, siapa nama kalian?" "Aku Jaehyun dan ini adikku Jihyun". "Aku Seohyun, kalian bisa memanggilku Seohyun ajumma" ucap Seohyun dengan senyum diwajah nya. "Dimana appa dan eomma kalian?" tanya Seohyun, "Halmeoni dan halabeoji bilang appa dan eomma ada di langit" jawab Jihyun polos, Seohyun menatap mereka sendu. "Lalu kalian dengan siapa kesini?" "Beldua" giliran Jaehyun yang menjawab, "Kalian sudah makan?" tanya Seohyun, Jaehyun dan Jihyun mengangguk. "Kami ingin membeli es klim ajumma" ucap Jihyun, "Kalau begitu, kajja kita beli es klim" ajak Seohyun. "Tapi ajumma, kami tak membawa uang" Jaehyun mengangguk membenarkan ucapan Jihyun. "Gwaenchana, ayo!". Ketiganya pergi menuju kedai es krim yang ada di dalam supermarket. "Kalian mau rasa apa?" tanya Seohyun setelah mereka duduk, "Coklat" ucap Jaehyun "Strawberry" sahut Jihyun. Jaehyun dan Jihyun memesan rasa yang berbeda, "Chogiyo, 1 es krim vanila, 1 stawberry, 1 coklat" pesan Seohyun. Tak berselang lama, 3 mangkuk es krim ada dihadapan mereka. "Selamat makan!" seru Seohyun. Ketiganya larut dalam es krim masing-masing. *** Seorang namja tengah berkutat dengan tumpukan berkas-berkas dihadapannya. Ia begitu serius, sampai tak mengetahui jika ponselnya tengah bergetar. 'Drtt drrtt drtt' getaran kali ini lebih terdengar jelas, namja itu segera mengambil ponselnya. "Eomma?" gumamnya, "Eobseo?" "Kyuhyun-ahh, Jihyun dan Jaehyun menghilang!" terdengar suara sang eomma di seberang "Mwo?? Bagaimana bisa?" Kyuhyun kaget, bagaimana bisa kedua keponakannya menghilang. "Eomma juga tidak tahu, mereka pergi saat eomma dan appa tidak ada dirumah" Kyuhyun memijat pelipis nya, "Baiklah aku akan segera mencari mereka eomma, eomma dan appa jangan khawatir" "Ne Kyu" BPIP~. Sambungan itu mati, Kyuhyun segera menyambar jas miliknya yang tergantung di kursi. Ia berlari menuju tempat parkir, "Dasar bocah nakal, sebenarnya kalian dimana eohh?" gumamnya. Mobilnya perlahan meninggalkan kantor, menyusuri jalan berusaha menemukan kedua keponakannya. *** "Rumah kalian dimana? Ajumma akan mengantar kalian" Seohyun sampai di mobilnya, "Em, jalan Gwangduk nomol 28" jawab Jaehyun sembari mengingat-ingat. "Baiklah, ayo ajumma antar" Jaehyun dan Jihyun memasuki mobil. Mobil Seohyun melaju menuju alamat yang diucapkan Jaehyun. *** TO BE CONTINUED...