I Can't Believe It - Part 5
Author : Rere
Cast :
- Cho Kyuhyun
- Seo Joohyun
Other Cast :
- Cho Jaehyun
- Cho Jihyun
Genre : romance, comedy, abstract
HAPPY READING!! AND SORRY FOR TYPO
***
"Qian?" "Ne? Kau memanggil siapa Kyuhyun-ssi?" Seohyun mengedarkan pandangannya, ia bisa mendengar jika tadi Kyuhyun menggumamkan nama seseorang. "Ah, t-tidak apa-apa" ucap Kyuhyun, Seohyun mengernyit. "Kajja!" Kyuhyun segera menarik tangan Seohyun menuju toko yang ada didepannya. Mereka tiba didepan toko. Seohyun dan Kyuhyun hanya melihat, belum juga memilih. "Pilih saja sesuka mu!" ujar Kyuhyun, Seohyun mengangguk kecil. Ia menunjuk cincin yang menarik perhatiannya sedari tadi, "Kami pilih yang ini saja" ucapnya pada customer yang ada didepannya. "Mohon menunggu" Seohyun mengedarkan pandangannya, selepas perginya customer itu. Tiba-tiba "Kyuhyun!" seorang wanita menghampiri mereka lalu memeluk Kyuhyun erat. Seohyun membulatkan matanya, kaget? Pasti. Calon tunangannya berpelukan erat dengan wanita lain didepan matanya sendiri, Kyuhyun pun sama kagetnya. "Qian noona!" kaget Kyuhyun, Qian melepaskan pelukannya. Ia tersenyum lebar pada Kyuhyun, "Tuan? Nyonya? Ini cincin nya" customer tadi muncul dengan kotak cincin ditangannya. Kyuhyun mengambil kotak itu, lalu menyerahkan kartu kredit miliknya. Setelah melakukan pembayaran, Kyuhyun segera menarik Seohyun keluar toko tanpa memperdulikan teriakan Qian yang memanggilnya.
Mereka tiba di tempat parkir, Seohyun mengikuti Kyuhyun yang memasuki mobil. Ia diam, lebih baik Kyuhyun yang menjelaskan padanya tanpa ia tanya. "Dia mantan yeojachingu ku" ucap Kyuhyun, Seohyun kembali diam. Membiarkan Kyuhyun menjelaskan semua, "Dia memutuskan untuk meninggalkan ku, dan tadi tiba-tiba ia datang" jelas Kyuhyun, Seohyun mengangguk-angguk. Kyuhyun kembali berkonsentrasi pada mobilnya, "Bagaimana denganmu?" "Ne?" "Namjachingu?" Seohyun mulai mengerti arah pembicaraan Kyuhyun. "Aku tak punya namjachingu, jangankan namjachingu. Teman pria pun bisa dihitung dengan jari" ucap Seohyun menunjukkan jemarinya. Kyuhyun menarik ujung bibirnya, tersenyum tipis. "Itupun beberapa adalah sepupuku" ucap Seohyun, "Jadi kau sama sekali belum pernah berpacaran?" Seohyun mengangguk lemah. "Itu berarti kau belum pernah berciuman?" goda Kyuhyun sembari mendekatkan wajahnya begitu mereka berhenti di lampu merah. Seohyun menelan ludah, "Kyuhyun-ssi kau mau apa?" ucapnya pelan. "Oppa, panggil aku oppa!" jawab Kyuhyun. Seohyun memasang wajah ragu, "Panggil aku oppa atau kau ku cium" ancam Kyuhyun yang semakin mendekatkan wajahnya. "Mwo?" Seohyun membulatkan matanya, "Kau terlalu lama" 'CHU~' Kyuhyun menempelkan bibirnya di bibir Seohyun. Hanya sekedar menempel, selang beberapa detik. Ia melepaskan ciumannya, lalu menjalankan mobilnya begitu lampu berubah menjadi hijau. Seohyun mematung, ia meraba bibirnya. "Yakk Kyuhyun-ssi! Kau?" Seohyun mendesah sebal, sementara Kyuhyun hanya tersenyum jahil. Mereka sampai dirumah Seohyun, Seohyun membuka pintu mobil hendak keluar. Tapi Kyuhyun menahan tangannya, "Kau marah?" tanya Kyuhyun. Seohyun hanya diam, 'CHU~' Kyuhyun mencium Seohyun singkat. "Yakk! Aishh" wajah Seohyun memerah, ia segera melepaskan pegangan Kyuhyun dan keluar dari mobil meninggalkan Kyuhyun yang tertawa di mobilnya.
"Aishh menyebalkan!" umpat Seohyun sembari menghentak-hentakkan kakinya, begitu ia memasuki rumahnya. "Waeyo hyunnie?" "Ahh aniyo eomma" Seohyun mengumbar senyum pada nyonya Seo. "Kau sudah membeli cincin dengan Kyuhyun kan?" mendengar nama Kyuhyun, Seohyun kembali mengingat kejadian tadi. "Ah ehh iya" "Ya sudah, istirahatlah!" Seohyun mengangguk lalu melangkah menuju kamarnya.
***
Kyuhyun sampai di rumahnya, ia memasuki rumah dengan senyum lebar, "Ajusshi sudah gila" ucap Jaehyun yang baru saja turun dari tangga bersama Jihyun. "Mwo? Gila?" "He'em, ajusshi senyum-senyum sendili itu belalti ajusshi sudah gila" ujar Jaehyun. "Yakk enak saja, dasar anak nakal" Jaehyun menjulur kan lidahnya lalu berlari menghindari Kyuhyun yang mulai mengeluarkan tanduknya. Kyuhyun mengejar Jaehyun yang berlari mengitari dapur. "Yakk jangan lari kau!" "Oppa! Ajusshi! Jangan belputal-putal! Kalian membuat Jihyun pusing" tegur Jihyun yang masih ada di tangga sembari memegang boneka pororo miliknya. "Kena kau!" Kyuhyun menangkap Jaehyun lalu mulai menggelitiki perut Jaehyun. "Hha hha ajusshi hentikan! Hha hha" Jaehyun tertawa mencoba melepaskan tangan Kyuhyun yang menggelitik perutnya. Jihyun menghampiri mereka, "Ajusshi, aku lapal" ucap Jihyun. Kyuhyun menyudahi menggelitik Jaehyun, ia mengalihkan pandangannya ke Jihyun. "Memangnya eomma kemana?". Jihyun menggeleng, Kyuhyun beranjak menuju dapur. Ia membuka kulkas, lalu mengeluarkan makanan yang sudah disiapkan oleh eommanya. Kyuhyun memasukkan makanan itu ke microwave, hanya beberapa menit makanan itu sudah hangat kembali. Jaehyun dan Jihyun menyusul Kyuhyun didapur, mereka mulai memakan makanan yang dihidangkan Kyuhyun dimeja makan.
***
TO BE CONTINUED...
Entri Populer
Translate
Translate
Translate
Translate
Translate
Kamis, 28 Mei 2015
Sabtu, 09 Mei 2015
I Can't Believe It - Part 4
I Can't Believe It - Part 4
Author : Rere
Cast :
- Cho Kyuhyun
- Seo Joohyun
Other Cast :
- Cho Jaehyun
- Cho Jihyun
Genre : romance, comedy, abstract
HAPPY READING!! AND SORRY FOR TYPO
***
Tuan Cho memgumbar senyum, ia mempersilakan keluarga Seo untuk memasuki rumahnya. "Ahh kalian sudah datang?" seru nyonya Cho dari ujung tangga, nyonya Seo mengangguk dan mulai berpelukan hangat dengan wanita yang berumur sama dengannya itu. "Aigo, apa dia putri mu?" tanya nyonya Cho yang diangguki oleh nyonya Seo, Seohyun mengulas senyum dan mulai memperkenalkan diri. "Annyeonghaseyo, Seo Joohyun imnida. Ajumma dan ajusshi bisa memanggil saya Seohyun" ucap Seohyun manis. Tuan dan nyonya Cho tersenyum hangat, "Ahh silakan duduk!" tuan dan nyonya Seo segera duduk, Seohyun juga duduk disamping orangtuanya. "Bisa kau panggil Kyuhyun yeobo?" nyonya Cho mengangguk menanggapi perintah tuan Cho.
Nyonya Cho segera menuju kamar Kyuhyun, ia mengetuk pintu lalu masuk seusai ada jawaban dari dalam. Nyonya Cho mendapati Kyuhyun yang sedang merapikan rambutnya, "Kyu? Kka kita turun!" Kyuhyun menghembuskan nafasnya, menguatkan hatinya lalu mengikuti eommanya menuju ruang tamu. Diruang tamu nampak tuan Cho tengah berbincang dengan tuan Seo dan nyonya Seo.
"Baiklah, kalian tentu sudah tahu apa yang akan kita bicarakan" ucap tuan Cho setelah Kyuhyun dan nyonya Cho duduk. "Ahh Kyu, perkenalkan dirimu!" "Cho Kyuhyun imnida" Kyuhyun membungkuk dan mengucapkan namanya dengan malas setelah diperintah oleh sang eomma. Seohyun dapat mengetahui jika namja dihadapannya itu juga tak suka dengan acara perjodohan ini.
"Lalu, apa langsung akan diadakan pernikahan?" seru tuan Seo antusias, "Jangan terburu-buru! Kasihan mereka, kita adakan pertunangan dahulu. Setelah itu pernikahan" saran nyonya Cho. Semuanya mengangguk kecuali Seohyun dan Kyuhyun. Perbincangan itu terus berlanjut sampai di meja makan. "Ajumma Jang, bisa kau panggil kedua cucuku?" pinta nyonya Cho pada salah satu pelayannya. "Baik nyonya besar". Tak lama kedua bocah (Jaehyun dan Jihyun) turun dan menuju meja makan.
Keduanya duduk di kursi yang tinggi itu dengan susah payah. "Ajumma!" pekik Jihyun melihat Seohyun, Seohyun yang sedang makan mengalihkan pandangannya. "Oh Jihyun" ucapnya, "Kau mengenal kedua cucuku, Seohyun?" tanya tuan Cho. "Ne ajusshi, aku tak sengaja bertemu mereka di supermarket" jelas Seohyun. "Ah yeobo, kita jalankan rencana awal kita saja" usul nyonya Cho. "Maksudmu?" tanya nyonya Seo yang bingung.
"Begini, kami pernah berunding. Untuk menitipkan Jaehyun dan Jihyun kepada Seohyun dan Kyuhyun setelah mereka bertunangan" ucap nyonya Cho, "Mwo? Eomma bagaimana bisa kau menitipkan dua anak setan ini kepadaku?" seru Kyuhyun yang sedari tadi hanya diam. 'Plakk' nyonya Seo memukul kepala belakang Kyuhyun, "Aww appo!" seru Kyuhyun kesakitan. "Berhenti memanggil kedua keponakan mu itu dengan sebutan bocah setan!" ucap nyonya Cho jengah, "Aku setuju saja, lagipula biarkan mereka latihan mengurus anak" seru tuan Seo jahil. "Appa" rajuk Seohyun.
Beberapa menit kemudian, acara makan itu selesai. Dan keluarga Seo pun pamit, "Jangan sungkan untuk berkunjung" ucap nyonya Cho pada mereka. Mereka hanya tersenyum dan mengangguk, keluarga Seo pun pulang kerumah mereka.
***
Hari ini, Kyuhyun mengunjungi rumah Seohyun. Tentu bukan kemauannya, ia diperintah oleh sang eomma untuk menjemput Seohyun dan mereka harus membeli cincin pertunangan. "Annyeonghaseyo ajumma" serunya melihat nyonya Seo yang membukakan pintu. "Ahh Kyu, masuklah! Seohyun sedang bersiap" Kyuhyun mengangguk dan mulai duduk di sofa berwarna hijau toska itu. Mereka berbincang sebentar sampai sosok Seohyun muncul dari tangga dengan dress putihnya. "Maaf menunggu lama" ucapnya, Kyuhyun berdiri dan berpamitan pada nyonya Seo. "Kalau begitu ajumma, kami pergi dulu" nyonya Seo mengangguk dan mengantar mereka sampai di teras. Mobil itu perlahan melaju, menembus jalanan kota Seoul. "Em Kyuhyun-ssi, apa Jaehyun dan Jihyun itu keponakan mu?" tanya Seohyun di perjalanan, ia memulai pembicaraan karena ia tak suka keheningan. Kyuhyun mengangguk, "Mereka anak dari hyungku, tapi hyung dan noona meninggal karena kecelakaan pesawat" sambungnya, Seohyun menjadi tak enak hati. "Apa kau keberatan jika mereka tinggal bersama kita nantinya?" "Sedikit" jawaban Kyuhyun yang singkat membuat Seohyun memilih diam. Akhirnya mereka tiba didepan toko, keduanya turun dan memasuki toko itu. "Qian?"
***
TO BE CONTINUED...
Langganan:
Postingan (Atom)